GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Religi
Beranda » Berita » Frater Tingkat III Seminari Tinggi St. Petrus Ritapiret Gelar Kegiatan Live in di Paroki Wangatoa 

Frater Tingkat III Seminari Tinggi St. Petrus Ritapiret Gelar Kegiatan Live in di Paroki Wangatoa 

Frater Tingkat III Seminari Tinggi St. Petrus Ritapiret tiba di Paroki Kristus Raja Wangatoa, Selasa 7 April 2026/Foto: Komsos PKRW

LEWOLEBA|VIVATIMUR.ID – Para Frater tingkat III Seminari Tinggi St. Petrus Ritapiret menggelar kegiatan Live in di Paroki Kristus Raja Wangatoa, Lewoleba Lembata.

Kegiatan ini dilaksanakan kurang lebih satu minggu yang mulai (7-12/04/2026) itu disambut baik oleh pastor paroki dan umat Paroki Kristus Raja Wangatoa.

Perjalanan 50 Frater tingkat III Seminari Tinggi St. Petrus Ritapiret dari Maumere ke Kota Larantuka itu ditempuh selama kurang lebih 5 jam. Selanjutnya dengan kapal Cepat dari Pelabuhan Larantuka ke Lewoleba sekitar 1 jam.

Penyambutan rombongan para Frater, dimulai di pelabuhan Lewoleba dan di arak keliling kota Lewoleba. Setelah penyambutan, para Frater di terima oleh Pastor paroki Kristus Raja Wangatoa RD Pius Laba Buri dan umat paroki di pintu gerbang Gereja Wangatoa.

Kunjungan para Frater ke Paroki Kristus Raja Wangatoa merupakan realisasi program Live in para Frater yang biasanya dilakukan setiap tahun.

Sekami-Remis PKRW Gelar Ragam Kegiatan Iman Meriahkan 100 Tahun Minggu Misi Sedunia

Selain itu, tujuan kegiatan tersebut adalah persiapan dan perutusan para frater dalam melihat, merasakan dan memahami realitas kehidupan umat sebagai ruang praktik calon imam.

Selain itu, para frater yang juga sekaligus mahasiswa menjadikan kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Pastor Paroki Kristus Raja Wangatoa, RD. Pius Laba Buri dalam sambutan berharap bahwa apa yang telah dihidupi di paroki Wangatoa yang dirasakan sebagai yang kurang akan menjadi masukkan yang diterima nantinya dalam memproses dan memformat reksa pastoral kami.

“Karena itu, kedatangan para Frater adlah bagian tak terpisahkan dari Pastoral besar Paroki Kristus Raja Wangatoa untuk bersama-sama mencari dan menemukan reksa yang mendekati kearah yang Tuhan kehendaki”, kata Romo Pius Laba Buri.

Menurut Romo Pius, usia Paroki Kristus Raja Wangatoa baru memasuki usia ke -17 dengan 12 lingkungan dan 73 Komunitas Basis.

Bupati Lembata Apresiasi Pengabdian Frater CMM, Tegaskan Peran Hidup Bakti dalam Membangun Peradaban Manusia

“Selamat datang di Paroki Kristus Raja Wangatoa dan nanti para Frater akan tersebar di 12 lingkungan,” ucap Romo Pius.

Ia menegaskan situasi itu sebagai bukti keramahan dan kerja keras seluruh umat Paroki Wangatoa dalam menyambut para tamu yang datang di Paroki Kristus Raja Wangatoa.

Ia juga mengharapkan agar para frater mampu hidup dan berada di tengah masyarakat sebagai anggota yang baik dan mengikuti arahan pemimpin dalam kehidupan bermasyarakat.

Untuk diketahui, kegiatan live in para Frater tingkat III Seminari Tinggi St. Petrus Ritapiret di Paroki Kristus Raja Wangatoa akan diisi dengan berbagai kegiatan antara lain; bahkti sosial di masyarakat oleh para Frater, pertandingan futsal dan bola voly para Frater dan OMK PKRW, katekese bersama umat di KBG.

Ada juga pentas budaya dan malam hiburan oleh para Frater, kunjungan para Frater ke sekolah dan panti asuhan Taruna Harapan, bakti sosial pembersihan gereja, doa Rosario bersama umat lingkungan, dan perayaan Ekaristi bersama umat paroki Kristus Raja Wangatoa.***

Bupati Kanisius Tuaq Hadiri Pemberkatan Gereja St. Agustinus Lewokukung, Tegaskan Sinergi Gereja dan Pemerintah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement