LEWOLEBA|VIVATIMUR.ID – Ratusan anak-anak SEKAMI dan Remis(Remaja Misioner) bersama para pendamping/animatris Paroki Kristus Raja Wangatoa sukses menggelar berbagai kegiatan untuk memperingati 100 tahun Minggu Misi Sedunia.
Kegiatan yang dipusatkan halaman gereja Paroki Kristus Raja Wangatoa ini berlangsung meriah selama empat hari dari tanggal 15 hingga 18 Oktober 2026.
Kegiatan bertajuk” Satu dalam Kristus, Bersatu dalam misi”, kegiatan tersebut dikoordinasikan langsung oleh Seksi KMKI (Karya Misi Kepausan Indonesia) Paroki Kristus Raja Wangatoa.
Kegiatan ini diisi dengan berbagai kegiatan rohani, edukatif, dan rekreatif dan juga sebagai bentuk animasi dan edukasi misi bagi para remaja, menegaskan peran mereka sebagai misionaris cilik di era modern.
Seluruh rangkaian kegiatan secara resmi dibuka oleh pastor paroki Kristus Raja Wangatoa, RD. Pius laba Buri , Pr dengan rangkaian kegiatan pada hari pertama, Kamis 15 Oktober 2026 meliputi katekese, pawai obor dan api unggun.
Pastor paroki Kristus Raja Wangatoa, RD. Pius Laba Buri dalam pesannya menyampaikan bahwa kegiatan baik katekese, pawai obor hingga api unggun, yang kepada kita Tuhan memberikan amanah untuk menjadi misionaris cilik.
“Dan kita diminta untuk tetap mengobarkan semangat ini”, kata RD. Pius”, ungkapnya.
Ia mengajak para misionaris cilik untuk terlibat aktif dalam semua kegiatan sampai puncaknya pada hari Minggu Misi Sedunia agar apa yang menjadi rencana Tuhan atas diri kita menjadi misionaris kiranya tetap berkobar dalam seluruh hidup kita.
Selanjutnya pada Jumat 16 Oktober 2026 dilanjutkan dengan kegiatan outbound dan aneka permainan (games) yang seru dan edukatif.
Dan hari Sabtu, 17 Oktober2026 diisi dengan kegiatan doa bersama. Rosario Misioner, untuk menumbuhkan devosi kepada Bunda Maria sekaligus mendoakan karya misi di seluruh dunia.
Puncak kegiatan ditandai dengan Perayaan Ekaristi Misa Kedua, Minggu 18 Oktober 2026. Sebelum berkat perutusan, dilakukan prosesi pemotongan kue ulang tahun 100 tahun misi.
Usai misa, seluruh umat ber sama anak-anak SEKAMI dan Remis berkumpul di halaman gereja untuk melakukan pelepasan balon misi.
Sebagai penutup perayaan, diadakan acara ramah tamah dan makan siang bersama.
Uniknya, menu makan siang dinikmati bersama menggunakan bekal yang telah disiapkan secara mandiri oleh anak-anak SEKAMI/Remis bersama para pendamping.
Acara semakin semarak dengan digelarnya pentas drama-drama pendek serta berbagai penampilan kreatif dari masing-masing lingkungan di Paroki Kristus Raja Wangatoa.
Melalui perayaan empat hari ini, semangat misioner diharapkan semakin berakar di hati anak-anak dan seluruh umat paroki, menjadikan mereka saksi kasih Kristus yang cerdas, tangguh, gembira dan misioner dan siap diutus ketengah dunia.***




Komentar