GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Gaya Hidup Pendidikan
Beranda » Berita » Pelatihan Tata Rias di BLK Karitas Peduli Lembata Dorong Peluang Kerja Mandiri

Pelatihan Tata Rias di BLK Karitas Peduli Lembata Dorong Peluang Kerja Mandiri

LEMBATA|VIVATIMUR.ID – Sebanyak 16 warga Kabupaten Lembata mengikuti Pelatihan tata rias yang digelar Balai Latihan Kerja (BLK) Karitas Peduli Lembata.

Program ini menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan keterampilan masyarakat agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Dan Balai Latihan Kerja (BLK) Karitas Peduli Lembata di Biara SSpS Desa Pada terus memberikan pelatihan keterampilan kerja bagi orang pencari kerja (pencaker).

Kegiatan ini dipusatkan di Balai Latihan Kerja (BLK) Karitas Peduli Lembata di Biara SSpS Desa Pada, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata.

Nefri Eken, salah satu mentor Kejuruan Kecantikan Balai Latihan Kerja (BLK) Karitas Peduli Lembata di Biara SSpS Desa Pada menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan tata rias sedang berjalan dan telah memasuki hari ke tujuh belas.

Semarak Bulan Bahasa 2026, Kadis Wens Ose: Membentuk Karakter dan Kreativitas Peserta Didik 

“Mulai hari pertama di BLK, peserta yang datang banyak yang belum paham make up termasuk kosmetik. Dan butuh dua hari untuk memperkenalkan produk dan teknik bagaimana mengaplikasikan bedak, foundation untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan masuk hari ketiga tidak ada tantangan”, kata Nefri Eken Selasa 27 Oktober 2026.

Menurutnya, para peserta pelatihan yang datang ke BLK Karitas Peduli Lembata memiliki antusias yang tinggi, fokus dan percaya diri dalam menerima materi dan praktek yang diberikan.

“Kepedulian dari peserta itu yang membuat saya bersemangat dalam memberikan teknik-teknik merias wajah, gunting, keramas, catok rambut, bonding, dan bukan satu saja tetapi semua teknik kecantikan kita berikan.

Disampaikan Nefri, para peserta yang mengikuti materi dan pelatihan sangat tekun dalam mengaplikasikan semua yang diterima dalam pelatihan.

Ia berharap agar pemerintah daerah kabupaten Lembata lebih peduli dengan terus memberikan dukungan kepada BLK Karitas Peduli agar terus berkembang dan berkarya untuk kemajuan kabupaten Lembata.

Meriahkan HUT ke-27 Kabupaten Lembata, Puluhan Anak Ikut Lomba Mewarnai di Bukit Cinta 

“Karena di BLK Karitas Peduli Lembata tidak sebatas melatih tetapi kegiatan pemberdayaan perempuan, tidak hanya di bidang kecantikan tetapi juga boga dan fashion atau menjahit. Kehadiran BLK ini juga menekankan human trafficking dan memberikan life skill bagi kaum perempuan Lembata”, ungkapnya.

Selain makeup, dijelaskan Nefri ada kursus rebonding, gunting, facial dan teknik -teknik. Karena khusus rebonding tidak semua orang dapat mengaplikasikan obat kepada rambut orang tetapi bagaimana peserta harus menganalisa, mendeteksi rambut.

“Dan di facial peserta tidak hanya pijat orang tetapi peserta harus tahu letak dimana mereka harus pijat pelanggan. Begitu juga dengan creambath dan masker. Dan semua komplit kita berikan untuk peserta” tandasnya.

Peserta pelatihan tata rias, Maria Putri Ayu D. Keraf mengatakan, ia memiliki semangat dan tekad untuk mengikuti pelatihan di BLK Karitas Peduli Lembata.

“Pertama kali saya datang kesini banyak hal yang belum saya tahu. seperti menggambar alis. sebelumnya biasa menggambar tetapi pola alisnya belum tahu”, kata Keraf.

Sekretaris NasDem NTT Lepas 14 Catar Politeknik KP Kupang Asal Lembata, Berikut Harapannya 

Menurutnya Selama mengikuti pelatihan banyak hal yang dapat dari mentor. Termasuk bagaimana mengaplikasikan foundation yang baik agar matang dan menyatu dengan kulit. Serta kursus rebonding dan bagaimana mengaplikasikan obat serta pengaplikasian lipstik dan masker dan countur hidung.

“Salah satu tantangan yang saya hadapi pertama adalah ketika membentuk alis sesuai dengan wajah orang. Contohnya ketika orang dengan muka tegas bagaimana kita membentuk alisnya agar lebih terlihat anggun dan lembut”, kisahnya.

“Tantangan berikutnya adalah ketika membentuk sanggul. Agar terlihat bagus akan harus memperhatikan bentuk wajah dan jenjang leher. Dan semua itu sudah saya pelajari”, tandasnya.

Peserta lainnya, Marta Wasi menyampaikan terima kasih kepada mentor tata rias wajah dan BLK Karitas Peduli Lembata yang telah memberikan ruang kepada para peserta untuk mengikuti pelatihan selama 17 hari.

“Saya bersyukur dan berterima kasih kepada instruktur dan BLK Karitas Peduli Lembata dan suster SSpS Pada yang telah menyediakan tempat yang begitu bagus untuk kami yang tidak punya pekerjaan untuk ikut pelatihan. Setelah pelatihan saya akan buka salon kecantikan dan membantu masyarakat di kampung”, ungkapnya.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement