GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita
Beranda » Berita » Dapur MBG 03 Lembata Resmi Beroperasi, Wabup Nasir Tekankan Kualitas dan Pemberdayaan Lokal

Dapur MBG 03 Lembata Resmi Beroperasi, Wabup Nasir Tekankan Kualitas dan Pemberdayaan Lokal

Peresmian dapur MBG 03 Lembata Nubatukan di Waikilok, Selasa 12 Januari 2026/Istimewa

LEWOLEBA|VIVATIMUR.ID – Wakil Bupati Lembata secara resmi meresmikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG 03 Lembata–Nubatukan Lewoleba Utara yang didampingi oleh Tani Merdeka Indonesia di bawah naungan Yayasan Ina Ata Budi Diken.

Peresmian berlangsung di Dapur SPPG 03 Lembata Nubatukan dan disambut antusias oleh masyarakat, Selasa 13 Januari 2026.

Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ketua Tani Merdeka Indonesia-Lembata, para Kepala SPPG se-Kabupaten Lembata, Ketua SPPI Lembata, serta unsur terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala SPPG 03 Lembata- Nubatukan Yohanes Paulus Kabakut Apelaby, SH menegaskan komitmen yayasan dalam menjaga kualitas makanan bagi para penerima manfaat.

“Kami akan terus memperhatikan mutu makanan bergizi yang diberikan. Sebagai pengurus yayasan, kami bersyukur atas kepercayaan kemitraan ini. Mari bersama-sama mengawasi proses penyaluran MBG agar berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” ungkapnya.

BumDes Kawela Desa Waijarang Diresmikan, Berikut Harapan Wabup Lembata 

Sementara itu, Wakil Bupati Lembata menekankan bahwa Program Dapur MBG merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui pengentasan gizi buruk dan stunting.

“Program ini mendukung tumbuh kembang anak-anak, kesehatan ibu hamil dan menyusui, serta peningkatan kualitas pendidikan. Pemerintah Daerah menyambut baik keberadaan SPPG ini agar generasi penerus Lembata mendapatkan asupan gizi yang sehat dan seimbang,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas makanan sesuai dengan Prosedur Tetap (Protap) yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.

“Mulai dari bahan baku, pengolahan, pengiriman hingga pengelolaan limbah harus sesuai standar. Karena yang kita layani adalah masyarakat dan anak-anak kita sendiri. Kita ingin mereka tumbuh sehat, kuat, dan cerdas sebagai fondasi generasi emas,” lanjutnya.

Tak hanya fokus pada pemenuhan gizi, Wakil Bupati juga menyoroti peran Dapur MBG dalam memberdayakan ekonomi lokal.

Idul Adha 1447 H, DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat Salurkan Hewan Kurban Untuk Masyarakat Lembata

“Dapur ini harus melibatkan tenaga kerja lokal, UMKM, dan petani setempat agar dapat menggerakkan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lembata,” katanya.

Saat ini, SPPG 03 Lembata–Nubatukan Lewoleba Utara melayani sekitar 1.052 penerima manfaat dari lima lembaga, yakni, TK Don Bosco: 78 siswa, TK RA: 74 siswa, SDK Don Bosco: 335 siswa, SMPK Don Bosco: 481 siswa, Posyandu Waikilok: 84 anak.

Dengan beroperasinya Dapur MBG SPPG 03 Waikilok, diharapkan program ini menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan demi menciptakan generasi Lembata yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement