GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita
Beranda » Berita » Bupati Lembata Serahkan Sertifikat Tanah Program PTSL ke Warga Desa Todanara 

Bupati Lembata Serahkan Sertifikat Tanah Program PTSL ke Warga Desa Todanara 

Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq menyerahkan sertifikat tanah kepada warga dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Todanara, Kecamatan Ile Ape Timur, Kamis (14/8/2025). (Foto : Prokompim Lembata)

LEWOLEBA|VIVATIMUR.ID – Bupati Lembata menyerahkan secara simbolis 168 sertifikat tanah kepada warga Desa Todanara, Kecamatan Ile Ape Timur, pada Kamis 14 Agustus 2025.

Acara yang berlangsung di desa tersebut dihadiri oleh Kepala OPD terkait, camat, kepala desa, BPD, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas kesempatan yang diberikan untuk dapat hadir bersama masyarakat dalam keadaan sehat.

“Hari ini 168 bidang tanah telah diserahkan sertifikatnya kepada masyarakat sebagai bukti kepemilikan yang sah secara hukum,” ujarnya.

Bupati mengapresiasi kerja keras semua pihak, mulai dari Kepala Dinas Pertanian, Kepala Kantor Pertanahan, camat, kepala desa, hingga masyarakat yang turun langsung dari kebun ke kebun dan kampung ke kampung untuk memastikan lahan yang diukur benar-benar milik warga. “Legalitas ini harus dijaga. Setelah memiliki sertifikat, mari manfaatkan lahan untuk usaha yang produktif,” tegasnya.

BumDes Kawela Desa Waijarang Diresmikan, Berikut Harapan Wabup Lembata 

Ia menekankan pentingnya memanfaatkan lahan untuk kegiatan ekonomi, terutama di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Menurutnya, 80 persen masyarakat Lembata menggantungkan hidup pada tiga sektor tersebut, sehingga pemerintah berkomitmen mendorong pengembangannya.

Bupati juga menyampaikan keterbatasan APBD akibat efisiensi fiskal dan beban belanja pegawai, namun mengajak masyarakat untuk berdiri di atas kaki sendiri.

“Daerah yang besar adalah daerah yang mandiri. Kalau mau ternak, piara dengan serius. Mau berkebun, kerjakan dengan sungguh-sungguh,” katanya.

Dalam lima tahun ke depan, Bupati menargetkan pembangunan ekonomi masyarakat berbasis pertanian, peternakan, dan perikanan.

Pesan Idul Adha, Bupati Kanis Tekankan Solidaritas, Wabup Nasir Angkat Rehumanisasi Kehidupan

Salah satu langkah konkret adalah menjamin pemasaran komoditas seperti ayam pedaging dan babi melalui kerja sama dengan pihak ketiga.

“Desember ini hingga awal Januari 2026, pembelian babi sudah dimulai. Yang penting ternaknya sehat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah telah menyiapkan vaksin untuk mencegah penyakit hewan, termasuk ASF, dengan anggaran sekitar Rp1 miliar pada 2020.

“Tugas masyarakat hanya merawat dan memelihara dengan baik,” tambahnya.

Bupati mengingatkan bahwa sertifikat tanah bukan hanya untuk simbol, tetapi harus dimanfaatkan demi peningkatan kesejahteraan.

Idul Adha 1447 H, DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat Salurkan Hewan Kurban Untuk Masyarakat Lembata

Ia mengajak semua warga untuk mengubah lahan tidur menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan.

Acara penyerahan sertifikat ini diakhiri dengan pantun yang mengajak masyarakat menggarap lahan dan memanfaatkan sertifikat yang dimiliki.

Bupati menutup sambutannya dengan pesan persaudaraan dan komitmen untuk terus memperhatikan nasib petani, peternak, dan nelayan Lembata.

“Bayar pajak itu kewajiban, manfaatkan tanah dengan baik, dan mari kita wujudkan Lembata yang mandiri, sejahtera, dan gemilang,” pungkasnya.***

Sumber: Prokompim Lembata 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement