LEWOLEBA|VIVATIMUR.ID – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Timur (NTT), sekaligus Wakil ketua komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, M.Si, melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN se-kabupaten Lembata periode 2024-2029.
Rapat kerja Daerah (Rakerda) Pelantikan Pimpinan Cabang (DPC) PAN se-kabupaten Lembata periode 2024-2029 berlangsung di ballroom Olimpic Lewoleba, Selasa 20 Oktober 2026.
Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Bang Ayo ini berharap jajaran pengurus DPD dan DPC PAN berteman dan bersaudara dengan siapa pun dalam membangun Lembata.
“Kita butuh Golkar, Kita Butuh PDIP, NasDem, Demokrat, Gerindra dan lain sebagainya. Dan pak Bupati kita juga butuh Jimmy Sunur, karena dulu visi misinya luar biasa. Dan untuk Lembata no problem. Kita harus siap dan berteman dengan siapapun”, harap Ahmad Yohan.
“Yang Repot itu, saya dengar Lembata punya kita, dan saya berkuasa, saya yang urus yang lain jangan, nggak boleh, yang tiba-tiba timses ribut di permukaan soal proyek. Merasa dukung pak Kanis dan pak Nasir berhak minta jatah proyek. Kan berat. Apa yang mau diminta ini barang kosong semua”, kata Bang Ayo.
Ia berharap agar ada jalan keluar dengan terus membangun diskusi bersama untuk membangun Lembata.
“Ini beberapa kali keliling ke Lembata orang ketemu saya dan bilang pak Ayo kami kecewa dengan bapak, kami di suruh dukung paket Tunas tetapi proyek pak Bupati kasih orang lain semua. Kalau mau main proyek pake tender. Kalau mau tender dengan modal molen 3 mau lawan yang punya PT besar-besar itu” kata Ahmad Yohan.
Menurutnya, memilih pemimpin bukan soal proyek dan perut tetapi dengan pemimpin yang dipilih memberikan harapan yang nyata bagi kemajuan kabupaten Lembata agar masyarakat semakin sejahtera.
Untuk diketahui, Wakil ketua komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, M.Si sudah berkontribusi untuk kabupaten Lembata dengan mengahdirkan 45 miliar untuk pembangunan daerah di kabupaten Lembata.
“Dan saya tidak pernah minta proyek, silahkan cek 6 kampung nelayan Merah Putih, saya larang semua timses saya tidak boleh ada yang terlibat dengan semua proyek ini”, tandasnya.
Disampaikan, ia tidak terlibat dengan semua urus proyek karena bukan menjadi urusannya.
Dan berharap perusahaan di kabupaten Lembata dilibatkan dalam pengerjaan proyek kampung nelayan Merah Putih agar bermanfaat untuk ekonomi di daerah.
“Kita berharap ada keterlibatan masyarakat lokal dalam pekerjaan ini. Manfaat semua program ini kan untuk menghubungkan ekonomi di daerah, jangan hanya pada output programnya tetapi sejak awal program ini kita dorong kita pastikan ada keterlibatan masyarakat lokal sehingga proyek yang kita dorong bernilai triliunanan ini bermanfaat”, harap Ahmad Yohan.
Ia meminta para kader partai PAN di semua tingkatan untuk selalu bersama masyarakat dan menjadi jembatan untuk menghubungkan aspirasi masyarakat dengan pemerintah dan wakil rakyat di DPR.
Disampaikan, sebagai wakil ketua komisi IV DPR Ri, ia terus berkolaborasi dengan Gubernur NTT dan parah Bupati untuk bersama membangun NTT.
“Dan Puji syukur banyak hal yang sudah kita dorong ke NTT. Kita sudah mendorong 1,2 triliun untuk membangun industri garam di kabupaten Sabu Raijua, Rote Ndao dan kabupaten Kupang”, ungkapnya.
Menurut Ahmad Yohan, tujuan dibentuknya kepengurusan DPC di setiap kecamatan tidak semata-mata untuk urus pemilu tetapi agar partai di NTT lebih maju dari periode-periode sebelumnya.
Ia berharap partai tidak hanya hadir di saat pemilu selanjutnya tidur. Dan yang muncul anggota DPRD nya yang hebat.
“Dan seringkali anggota DPRD merasa lebih besar dari partai. Maka mari kita urus partai ini dan perlu ada DPC DPC nya. Agar partai Amanat Nasional punya mata dan telinga sampai ke tingkat yang paling bawah”, kata Ahmad Yohan.
Dengan dilantiknya DPC PAN se- Kabupaten Lembata, ia berharap para para pengurus menjadi mata dan telinga yang setiap hari mendengarkan aspirasi masyarakat yang selanjutnya di sampaikan ke partai.
Hadir dalam Rakerda dan pelantikan DPC PAN se-kabupaten Lembata, Sekretaris wilayah DPD PAN NTT, Marthen Lenggu, Tenaga Ahli Menteri Desa, Nasrul A. Wandan, ketua BM PAN NTT, Kamarudin, Bupati Lembata sekaligus ketua DPD PAN Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, Wakil Bupati Lembata Muhammad Nasir, para ketua partai, jajaran pengurus DPD PAN Lembata serta simpatisan dan tamu undangan.***




Komentar