LEMBATA|VIVATIMUR.ID – Kunjungan reses anggota DPRD Lembata, David Blasius Huklele Gole, di Persawahan Waikomo kelurahan Lewoleba Barat tidak hanya menyoroti infrastruktur jalan, Kelangkaan BBM yang menjadi kebutuhan dasar warga.
Lebih dari itu, politisi Gerindra yang juga Ketua Tani Merdeka Indonesia kabupaten Lembata ini, mendorong petani lokal untuk bangkit memanfaatkan peluang ekonomi nyata, menanam buah dan sayuran untuk disuplai ke Dapur MBG (Makanan Bergizi Gratis).
Dalam kunjungannya, Capt. Vigis Koban sapaan akrabnya menekankan bahwa kehadiran Dapur MBG di kabupaten Lembata bukan sekadar program dapur umum, melainkan juga pasar yang dapat menyerap hasil pertanian lokal.
“Ini kesempatan emas. Program ini tak cuma menyerap tenaga kerja relawan, tapi juga membuka peluang bagi petani. Di daerah lain, petani sudah menanam buah dan sayuran untuk dijual ke Dapur MBG. Kalau semua dapur aktif, bayangkan berapa ton buah dan sayuran yang dibutuhkan”, kata Vigis Koban dalam reses Selasa 14 April 2026.
Yang menarik, Vigis Koban tidak sekadar memberi imbauan. Ia berani memberikan jaminan langsung kepada petani untuk membantu membangun komunikasi dengan pihak SPPG agar hasilnya dapat di beli.
Sebagai kader Gerindra yang berpengaruh besar di kabupaten Lembata. Dukungan Capt. Vigis Koban terhadap program MBG dinilai strategis.
Latar belakangnya sebagai kapten Kapal dan memiliki jaringan yang kuat di jakarta ini juga memberi sinyal kuat bahwa program ketahanan pangan berbasis lokal mendapat perhatian serius dari elite partai.
Dengan ajakan ini, Vigis Koban berharap petani Waikomo tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku utama yang diuntungkan dari keberadaan Dapur MBG.
Jika arahan ini dilaksanakan oleh petani di Waikomo, langkah ini bisa menjadi sangat bermanfaat bagi petani dan masyarakat lainnya yang ingin menanam sayur dan buah-buahan.
“Sekali lagi ini peluang, tidak hanya pisang, buah lain juga bisa, tomat, sayur semua bisa dijual ke MBG,” harapnya.
Selain itu Anggota DPRD Lembata yang selalu peduli dengan masyarakat ini berkomitmen membantu memperjuangkan infrastruktur jalan lingkungan di Kelurahan Lewoleba Barat.
“Untuk infrastruktur Jalan kita dorong ke Lewoleba barat. Prioritas fasilitas publik, salah satunya di depan kantor lurah. Karena fasilitas publik. Sementara lampu jalan kita usulkan ke Lewoleba tengah, Lewoleba dan lewoleba selatan”, ungkapnya.
Dalam reses kali ini, Anggota DPRD Lembata berdarah Kampung Atakera ini juga menyalurkan bantuan semen sebanyak 25 sak dan Pupuk organik untuk petani Waikomo.
“Pupuk ini dibeli dengan uang sendiri bukan dari uang reses. Semua ini murni untuk membantu masyarakat petani di Waikomo”, tandasnya.***


Komentar