GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita
Beranda » Berita » VIRAL! Menu MBG Berulat di TK Negeri 3 Nubatukan Lembata, Sertifikat SLHS Dipertanyakan

VIRAL! Menu MBG Berulat di TK Negeri 3 Nubatukan Lembata, Sertifikat SLHS Dipertanyakan

LEMBATA|VIVATIMUR.ID – Realisasi program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Lembata Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali dikeluhkan.

Pasalnya, ada temuan ulat pada menu makanan yang didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 01 Lembata kota Lewoleba, kabupaten Lembata.

Temuan ulat pada menu MBG itu terungkap Kamis (16/4) di TK Negeri 3 Nubatukan di Lamahora ini terdapat ulat dalam daging ayam.

Bukan saja ulat menu itu sudah tidak layak dikonsumsi karena rusak dan ada aroma bau busuk bahkan ulat sedang bergerak keluar dari dalam daging ayam.

Salah seorang informan yang enggan disebut namanya mengatakan, menu yang disajikan setiap hari kerap dikeluhkan dan diduga tidak sesuai ketentuan yang berlaku.

Harlah Fatayat NU ke -76,  LKP3A Ungkap Fakta Kekerasan Perempuan-Anak di Lembata

Selain karena terlalu minimalis, juga ditengarai tidak sesuai dengan anggaran per porsi sebagaimana yang telah ditentukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

”Saya berharap ada pengawasan secara ketat agar pihak dapur tidak sembarangan menyalurkan menu makanan. Menu yang disajikan jika dikalkulasi tidak sesuai dengan harga yang telah ditentukan,” sesalnya.

Hal itu sungguh memicu desakan evaluasi total terhadap standar higienitas para vendor. Kasus ini menjadi kekhawatiran orang tua dan desakan untuk para Vendor agar lebih jelih dalam meningkatkan pengawasan yang lebih ketat terhadap kualitas makanan sebelum disajikan kepada siswa.

Peristiwa ulat dalam menu MBG di TK Negeri 03 ini sungguh menghebohkan jagat Lembata dan diluar dugaan Kejadian ini akhirnya memicu pertanyaan publik terhadap pemilik Dapur MBG 01 di kabupaten Lembata apakah sudah resmi mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) atau belum?

Dalam video yang beredar di media sosial, tampak terdapat beberapa ulat berwarna putih bergerak di potongan daging ayam, kamis 16 April 2026.

Peserta Fishing Tournament 2026 dari Australia dan Timor Leste Puji Potensi Laut Lembata

“Ini ulat, ada banyak dalam daging. Ada lima enam ulat di dalam daging ayam menu MBG hari ini”, tutur suara dalam video yang berdurasi beberapa detik ini.

Hingga berita ini diturunkan belum ada klarifikasi dari dapur MBG yang memberikan pelayanan MBG di TK Negeri Nubatukan 03 Lamahora yaitu dari SPPG 01 Lamahora.

Sementara Kepala TK Negeri 03 Nubatukan, Rosafina Gunu kepada media meminta pihak SPPG 01 Lamahora untuk harus bisa segera melakukan penjelasan langsung di sekolah TK Negeri 3 Nubatukan Lewoleba Lembata.

Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Lembata, Rosadalima Tuto, menyampaikan bahwa ada empat dapur MBG yang saat ini sudah beroperasi di Lembata dan 3 dapur sudah memenuhi syarat sertifikat laik Higiene sanitasi (SLHS).

“Semua penjamah makanan sudah mendapat pelatihan terkait higiene sanitasi pangan dan hygiene sanitasi perorangan yang dibuktikan dengan sertifikat.Tiga dapur yang sudah beroperasi di Lembata dinyatakan layak”, ungkapnya.

BumDes Kawela Waijarang Pilih Kelola Sampah Sendiri, Hendro Wibowo: Bagian Dari Menjaga Kehidupan 

Lebih jauh Rosadalima Tuto menjelaskan, SLHS untuk MBG menyatakan semua penjamah makanan sudah periksa kesehatan dan dinyatakan sehat, sudah dilakukan IKL dan dinyatakan memenuhi syarat dan pemeriksaan sampel air dan makanan dan dinyatakan Memenuhi Syarat.

Kalau memang semua persyaratan sudah dikantongi MBG, kenapa masih ada kejadian ulat dalam makanan bahkan berbau tidak sedap dan bahkan tidak layak konsumsi.(***/Suluh Nusa)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement