Kegiatan yang berlangsung di pelataran PT PLN (Persero) ULP Lembata tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Lembata, Muhamad Nasir, S. Sos bersama unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, serta masyarakat penerima manfaat.
Manager PT PLN (Persero) ULP Lembata, Vinsen Leonardo D. Putra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk hadir tidak hanya sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga melalui program tanggung jawab sosial yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, PLN menyediakan sebanyak 1.200 paket sembako murah bagi masyarakat.
Setiap paket bernilai sekitar Rp150.000, namun dapat diperoleh masyarakat dengan harga Rp70.000 per paket. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan.
Pelaksanaan program ini juga melibatkan kerja sama dengan sejumlah rumah ibadah di Kabupaten Lembata, antara lain Masjid Agung Lewoleba, Masjid Nur Salam Wangatoa, Masjid Yam Wangatoa, Masjid Al Muhajirin Wangatoa, GMIT Solavide, serta Gereja Santa Maria Baneux.
Selain itu, pada kesempatan yang sama PLN juga menyerahkan secara simbolis bantuan pasang baru listrik dan tambah daya kepada Masjid Hidayat di Desa Bour serta Masjid Al Iman di Waikilok.
Menurutnya, Ramadan tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial dan solidaritas di tengah masyarakat.
Wabup juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat dalam membangun daerah. Dalam budaya masyarakat Lembata dikenal semangat “Ta’an Tou”, yaitu nilai kebersamaan dan solidaritas sosial yang menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Lembata berharap sinergi antara PLN, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal dalam mendukung terwujudnya Lembata yang Maju, Lestari, dan Berdaya saing, sekaligus berkontribusi terhadap visi Indonesia Emas 2045.


Komentar