LEMBATA|VIVATIMUR.ID – Pemerintah Kabupaten Lembata kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Launching Rumah Walet yang dirangkaikan dengan peninjauan bukit ruminansia di Bukit Cinta Lembata (BCL), Desa Bour, Kecamatan Nubatukan, Jumat 9 Januari 2026.
Acara ini dihadiri oleh Bupati Petrus Kanisius Tuaq, Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Lembata Yakobus Andreas Wuwur, pimpinan OPD, Plt.Camat Nubatukan, Kepala Desa Bour, Pimpinan Cabang Bank NTT Lewoleba, pelaku Pariwisata dan masyarakat Desa Bour.
Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq dalam sambutannya mengatakan hadirnya rumah walet di bukit cinta sejalan dengan visi misi Bupati dan wakil Bupati Lembata tentang penguatan destinasi pariwisata.
“Kita melakukan penguatan di destinasi pariwisata dari pemerintah sebelumnya”, kata Bupati Kanis Tuaq.
Disampaikan, Pemerintah sedang mengembangkan kandang pengembalaan kambing dengan kapasitas 10 ribu ekor yang nantinya akan menampung ternak kambing di kabupaten Lembata.
“Dan kalau semua kambing ditampung di Bukit Cinta bisa menjadi daya tarik bagi pengunjung”, ungkapnya.
Menurut Bupati Lembata, selain bukit ruminansia pengembalaan kambing, Pemerintah juga membangun rumah walet di Bukit Cinta Lembata.
“Kemarin-kemarin kita ke bukit cinta hanya menyaksikan sunset dan keindahan alamnya, tetapi hari ini ada dua obyek wisata baru yaitu rumah walet dan bukit ruminansia”, beber Bupati Lembata.
Menurutnya, Pembangunan rumah walet dan bukit ruminansia adalah tahap awal pemerintah kembali menata bukit cinta Lembata.
Ia berharap agar semua fasilitas di bukit cinta Lembata dapat di rawat dengan baik agar menjadi daya tarik bagi para pengunjung yang berwisata ke Bukit Cinta.
Bupati Lembata berharap agar bukit cinta Lembata juga dapat di rawat dengan dengan baik dengan menanam tanaman sebagai pakan bagi ternak kambing.
“Petugas peternakan dan penjaga di bukit cinta kita minta untuk menghijaukan kandang ini agar nanti musim kemarau tidak kekurangan pakan. Dan nanti kita bor sumur juga di lokasi ini”, beber Bupati Lembata.
Bupati Lembata juga berharap agar Bukit Cinta nantinya menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah kabupaten Lembata.
Sementara Sekretaris Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kabupaten Lembata, Kristianus Molan dalam laporannya menjelaskan bahwa Bukit Cinta Lembata memiliki potensi daya tarik wisata alam dan buatan berupa panorama perbukitan dan memiliki kondisi geografis serta lingkungan yang mendukung habitat burung walet, seperti ketersediaan pakan alami, tingkat kelembapan yang sesuai, serta lokasi yang relatif tenang dan aman.
Di sisi lain, Dengan pendekatan pariwisata berkelanjutan, pembangunan rumah walet diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai sarana produksi tetapi juga dapat dikembangkan sebagai bagian dan wisata edukasi dan agrowisata, yang memberikan nilai tambah bagi kawasan tersebut.
“Pembangunan rumah walet merupakan salah satu upaya strategis dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam guna mendukung peningkatan perekonomian masyarakat”, ungkapnya.
Disampaikan, usaha sarang burung walet memiliki nilai ekonomis yang tinggi serta prospek yang menjanjikan apabila dikelola secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan Selain memberikan manfaat ekonomi, pengelolaan rumah walet yang baik juga dapat disinergikan dengan pengembangan sektor pariwisata berbasis alam dan edukasi.
Menurut Sekdis Pariwisata Ekraf Lembata, pengembangan rumah walet yang terintegrasi dengan konsep pariwisata diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar, seperti penyediaan jasa pemandu wisata, produk olahan dan cenderamata, serta peningkatan usaha mikro dan kreatif lokal.
Konsep ini juga mendorong pelestarian lingkungan melalui pengelolaan yang ramah lingkungan dan pengaturan aktivitas wisata agar tetap menjaga keseimbangan ekosistem.
Disampaikan pembangunan rumah walet di kawasan Bukit Cinta Lembata adalah menyediakan rumah walet sesuai standar kebutuhan burung walet dan menambah daya tarik destinasi wisata khususnya destinasi di BCL dalam hai ini wisata buatan dan wisata edukasi.
Kehadiran rumah walet menurut Kris Molan, dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan di Destinasi Bukit Cinta Lembata dan mendorong adanya tambahan sumber pendapatan selain kunjungan dalam hal ini manfaat ekonomi sarang walet. ***


Komentar