GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Politik
Beranda » Berita » Julie Sutrisno Laiskodat: Progam Pemerintah Pusat Harus Menjangkau Masyarakat Desa

Julie Sutrisno Laiskodat: Progam Pemerintah Pusat Harus Menjangkau Masyarakat Desa

Anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat Gelar konferensi pers bersama usai peresmian Rumah Aspirasi JSL di Desa Adang Buom, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, Minggu 1 Maret 2026.

ALOR|VIVATIMUR.ID – Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi Partai NasDem, Julie Sutrisno Laiskodat, menegaskan pentingnya program pemerintah pusat menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa.

Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers bersama usai peresmian Rumah Aspirasi JSL di Desa Adang Buom, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, Minggu 1 Maret 2026.

Julie Sutrisno Laiskodat menjelaskan bahwa selama masa reses di kabupaten Alor, ia turun langsung ke sejumlah kecamatan dan desa guna menyerap aspirasi masyarakat serta menghadirkan mitra kerja Komisi XI ke daerah.

Sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia yang bertugas di Komisi XI.

Ia menyebut telah menggandeng sejumlah mitra strategis, di antaranya Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk memberikan pemahaman terkait tata kelola keuangan dan perlindungan simpanan masyarakat.

Senandung Doa Ribuan Peziarah Dalam Prosesi Laut Arak Patung Tuan Maninu di Larantuka 

“Saya selalu sampaikan kepada mitra, jangan hanya bekerja di pusat. Harus turun ke daerah supaya masyarakat memahami langsung program dan kebijakan yang ada,” ujarnya.

Kegiatan bersama BPKP, lanjut Julie, melibatkan kepala desa, camat, serta unsur pemerintah daerah guna memperkuat pengelolaan keuangan desa yang akuntabel.

Sementara agenda bersama LPS dilaksanakan di Kecamatan Alor Timur sebagai bagian dari edukasi literasi keuangan.

Ia juga menekankan bahwa data desa menjadi dasar utama dalam memperjuangkan program di tingkat pusat.

Program yang diperjuangkan harus berbasis data. Karena itu saya perlu bertemu langsung dengan kepala desa,” katanya.

Basarnas Maumere Turunkan Personel Terbaiknya untuk Pengamanan SEMANA SANTA di Larantuka

Sementara itu, salah satu kepala desa yang hadir dalam kegiatan tersebut menyambut baik kehadiran mitra pusat di daerah.

Menurutnya, sosialisasi langsung membantu aparatur desa memahami mekanisme pengelolaan anggaran dan regulasi yang berlaku.

Namun demikian, sejumlah warga berharap agar kegiatan sosialisasi tersebut dapat diikuti dengan realisasi program konkret yang berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, terutama di sektor perikanan dan usaha kecil.

Melalui rangkaian reses ini, diharapkan terbangun sinergi antara DPR RI, mitra kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan pemerintah desa, sehingga kebijakan pusat tidak berhenti pada tataran regulasi, melainkan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.***

Bupati Lembata Hadiri Rakor: Belanja Pegawai NTT Capai 54 Persen, ASN Tak Boleh Dirumahkan Tapi Anggaran Menipis

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement