LARANTUKA|VIVATIMUR.ID – Peringatan Jumat Agung di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, yang berlangsung hari ini Jumat 3 April 2026 berlangsung dengan penuh syahdu.
Kali ini terlihat ramai dibandingkan dengan peringatan Semana Santa tahun-tahun sebelumnya, umat Katolik di Larantuka ataupun pulau sekitarnya tetap mengikuti upacara Persisan Anta Tuan Maninu dengan khusyuk.
Patung Tuhan Meninu dari Kapela Tuhan Meninu dibawa menuju armida (tempat persinggahan) Pohon Sirih di Pantai Kuce.
Sebuah kapal yang berisikan tiga biarawati mengiringi perahu pembawa Tuhan Meninu dengan doa-doa yang ditujukan kepada Tuhan umat Katolik.
Di belakang perahu pembawa Tuhan Meninu, ada nelayan Lamalera dan puluhan sampan yang ditumpangi dua atau tiga orang dan para peziarah hang menggunakan kapal-kapal kecil yang mengenakan kaus hitam ikut mengiringi bak penjaga patung bayi Yesus yang bersemayam di perahu di depan mereka.
Beberapa kali biarawati melantunkan doa-doa kepada Bunda Maria, sebagai ibu dari Yesus.
Umat Katolik di Larantuka memang menjadikan sosok Mater Dolorosa sebagai panutan kehidupan.
Kisah ibu penuh kasih yang memberikan pengorbanan dan merelakan kepergian anaknya tercinta itu dielu-elukan para biarawati di sepanjang prosesi laut Tuan Meninu.
Para peziarah yang berasal dari pulau-pulau di luar Larantuka berdatangan untuk mengikuti prosesi laut perarakan patung tuan Maninu dalam Jumat Agung Semana Santa tahun ini, Jumat, 3 April 2026.***


Komentar