LARANTUKA|VIVATIMUR.ID – Sebanyak 1.843 peziarah telah mendaftar untuk mengikuti Semana Santa atau Pekan Suci Paskah 2026 di Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dilansir dalam laman resmi Paroki Katedral Reinha Rosari Larantuka, menampilkan grafik peziarah yang mendaftar hingga Selasa (31/3/2026) terus menunjukan peningkatan.
Ribuan peziarah yang mendaftar berkewarganegaraan Indonesia, 14 di antaranya warga negara asing atau WNA.
Data tersebut juga menunjukan asal wilayah peziarah sebagian besar dari NTT, kemudian disusul Pulau Jawa.
Panitia perayaan Semana Santa 2026 Paroki Katedral Larantuka memastikan para peziarah yang berkebutuhan khusus atau difabel diberikan tempat hingga jalur khusus selama perayaan berlangsung.
Katarina M. Riberu, Wakil Ketua DPP Paroki Larantuka, mengatkan perayaan Pekan Suci Paskah di kota Larantuka itu menjunjung nilai inklusivitas.
“Panitia memutuskan menyiapakan semua sarana untuk umat yang berkebutuhan khusus, tempat duduk disiapkan termasuk fasilitas MCK yang berkebutuhan khusus,”kata Katarina dalam talkshow bertajuk “Sambu Hari Bae-Semana Santa Larantuka 2026” yang disiarkan oleh Komsos Keuskupan Larantuka melalui Yotube-nya, Jumat (27/8/2026).
Selain fasilitas itu, panitia juga mengatur jadwal khusus bagi peziarah disabilitas untuk mengikuti devosi Cium Tuan Ma dan Cium Tuan Ana hingga jalur khusus saat prosesi mengeleliling kota Larantuka pada Jumat malam.
“Jadwal untuk Cium Tuan mereka akan diberikan jadwal khusus dan kami akan menginformasikan,”ungkapnya.
Untuk memastikan pelayanan kesehatan peziarah, panitia berkoordinasi dengan pihak terkait dengan membangun empat posko kesehatan pada empat titik yaitu di kawasan Gereja Katedral Reinha Rosari, Kapela Tuan Ma, Kapela Tuan Ana dan Kelurahan Balela.***


Komentar