JAKARTA|VIVATUMUR.ID – Wakil Presiden Ke-6 Republik Indonesia Try Sutrisno wafat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB.
Informasi mengenai wafatnya Try Sutrisno disampaikan melalui pesan berantai yang dikirimkan atas nama keluarga dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), serta dibenarkan beberapa pejabat di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Dalam informasi tersebut, jenazah Wapres Ke-6 Try Soetrisno akan dimandikan di RSPAD, kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat.
“Mohon dimaafkan segala kesalahan dan khilaf almarhum semasa hidup. Semoga amal ibadah Almarhum diterima di sisi Allah SWT. Kami mohon doa dari Bapak Ibu sekalian agar Almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Amin, Amin, Amin YRA,” demikian petikan isi pesan berantai yang mengabarkan wafatnya Wapres Ke-6 Try Sutrisno dari pihak keluarga.
Try Sutrisno menjabat sebagai wakil presiden saat mendampingi Presiden Soeharto pada 1993-1998. Ia lahir pada 15 November 1935 di Surabaya, Jawa Timur dan merupakan Wakil Presiden Indonesia yang berasal dari golongan militer.
Try Sutrisno memulai karier militer setelah diterima menjadi taruna di Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad) pada 1956. Ia pun mengenal Soeharto dalam Operasi Pembebasan Irian Barat pada 1962 dan kemudian diangkat menjadi ajudan Presiden Soeharto pada 1974.
Pada Agustus 1985 ia menjabat Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat dengan pangkat Letnan Jenderal. Setahun kemudian ia diangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Darat.
Selanjutnya, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 1992-1997 memilih Try Sutrisno menjadi Wakil Presiden mendampingi Soeharto melalui Sidang Umumnya pada 1993. Pada 1998 tugasnya sebagai wakil presiden berakhir dan digantikan oleh BJ. Habibie dalam Sidang Umum MPR.***


Komentar