GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Wisata
Beranda » Berita » Bupati Lembata Launching Kartu Ayo Berwisata, Berikut Sasaran Destinasi Wisata yang Ditawarkan 

Bupati Lembata Launching Kartu Ayo Berwisata, Berikut Sasaran Destinasi Wisata yang Ditawarkan 

Oplus_132096

LEWOLEBA|VIVATIMUR.ID – Dalam rangka mendukung Pariwisata dan Ekonomi kreatif di kabupaten Lembata, pemerintah daerah kabupaten Lembata terus berusaha mempromosikan Destinasi wisata di kabupaten Lembata.

Salah satu langkah yang diambil Pemerintah Kabupaten Lembata melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif adalah melaunching kartu Ayo Berwisata.

Aksi Ayo Berwisata di launching oleh Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq pada Selasa 23 September 2025 di Eko Wisata Igo Tapu, Desa Muruona Kecamatan Ile Ape.

Untuk diketahui, Aksi Ayo Berwisata dimaksudkan untuk mendorong warga berwisata terutama Aparatur Sipil Negara (ASN) di destinasi wisata kabupaten Lembata.

Adapun tujuan dari Aksi Ayo Berwisata adalah meningkatkan rasa bahagia warga terutama ASN dalam mendukung produktivitas kerja.

Bupati Lembata Hadiri Rakor: Belanja Pegawai NTT Capai 54 Persen, ASN Tak Boleh Dirumahkan Tapi Anggaran Menipis

Selain itu untuk meningkatkan pengetahuan warga terutama ASN tentang kekayaan destinasi di kabupaten Lembata.

Juga mendorong peran warga terutama ASN sebagai pelaku pemasaran pariwisata dan mendorong tumbuh kembang pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di kabupaten Lembata umumnya dan destinasi wisata khususnya.

Aksi Ayo Berwisata juga memberi ruang bagi perangkat daerah dan lembaga lainnya dalam melaksanakan tugas dan fungsi tertentu di destinasi wisata atau di desa baik sosialisasi, bakti sosial dan aksi lainnya.

Tujuan lain dari Aksi Ayo Berwisata adalah mendorong komitmen berbagai pihak untuk terus memberi perhatian dalam rangka pencapaian tujuan pembangunan daerah kabupaten Lembata.

Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq dalam sambutannya menegaskan pariwisata saat ini menjadi salah satu sektor penggerak ekonomi, yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Hadiri Perayaan Minggu Palma di Idalolong, Bupati Lembata Serukan Toleransi dan Pembangunan Berbasis Rakyat

Karena itu kita sedang berusaha untuk menjadikan pariwisata sebagai leading sektor pembangunan, dengan harapan dapat memberikan multiplier effect bagi sektor- sektor lainnya, dalam meningkatkan ekonomi masyarakat dan juga untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Hal ini sejalan dengan salah satu Prioritas kita yaitu Lembata Mandiri.

“Saya memberikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Akademisi, Dunia Usaha, Pemerintah Desa, Komunitas-komunitas masyarakat, Media dan semua pihak yang sudah mengeksplor semua potensi pariwisata di daerah ini”, kata Bupati Lembata.

“Hari ini kita melakukan launching Ayo Berwisata. Acara launching ini hanyalah titik awal untuk mendorong tumbuh kembang pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Lembata”, tandasnya .

Sementara itu, agar sektor pariwisata kita tetap eksis dan membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah, sangat tergantung pada aspek manajemennya.

Rebut Hadiah Total Rp250 Juta, Lembata Fishing Tournamet Piala Bupati Digelar pada Mei 2026

“Bagaimana tempat-tempat wisata kita beserta semua fasilitasnya dijaga dan dikelola dengan baik, sehingga tetap berkesinambungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Bagaimana kelengkapan sarana penunjang seperti kamar mandi dan toilet, bagaimana

dengan kulinernya, bagaimana produk UMKM-nya, dan tidak kalah pentingnya adalah bagimana keramahtamahan kita terhadap semua pengunjung”, harap Bupati Lembata.

Hal-hal ini harus diperhatikan dengan baik, kalau kita mau agar pariwisata kita berkembang ke depan.

Untuk itu, harus ada kerja sama dan kolaborasi semua pihak serta dukungan dari masyarakat. Kita harus belajar dari tempat lain yang sangat maju pariwisatanya, karena memiliki konsep dan manajemen pariwisata yang baik serta diterima dan didukung masyarakatnya.

“Saya minta ini menjadi catatan khusus yang harus diperhatikan dalam mengembangkan sektor pariwisata di daerah ini”, kata Bupati Kanis Tuaq.

Untuk diketahui, Kartu Ayo Berwisata memiliki beberapa keuntungan antara lain; satu kartu untuk semua destinasi baik destinasi yang sudah menjual pas masuk atau yang belum, dan masa aktif kartu Ayo Berwisata berlaku menurut tahun. Khusus untuk tahun 2025 efektif sisa bulan yang ada sampai dengan 31 Desember 2025.

Kartu ini juga dapat dipergunakan oleh rombongan tanpa batas jumlah setiap kali memasuki destinasi wisata serta dapat dipinjamkan untuk dipergunakan oleh pihak lain, dan dapat digunakan kapan saja, tidak hanya saat hari Ayo Berwisata dan sangat ekonomis (murah) dan sangat praktis.

Bagi yang ingin memiliki kartu Ayo Berwisata dapat membeli di Dinas Pariwisata dan Ekonomi kreatif kabupaten Lembata dan Badan Pendapatan Daerah kabupaten Lembata dengan harga per kartu Rp. 50.000 (Lima puluh ribu rupiah) setara dengan 10 karcis pas masuk destinasi.

Sasaran destinasi wisata aksi Ayo Berwisata diarahkan pada destinasi wisata milik pemerintah daerah yang berfungsi antara lain; Bukit Cinta (BCL) di desa Bour, Pantai Wewan Bele Waijarang di desa Bour, Pantai Mutiara di desa Waijarang, Atawua Palace di desa Tewaowutung dan Illi Lolon di desa Todanara.

Para pengunjung juga dapat berkunjung ke destinasi di luar destinasi wisata pemerintah daerah kabupaten Lembata antara lain: Batu Payung Desa Baopana, Igo Tapu di desa Moruona, Woi Pedan di desa Riangbao, Destinasi wisata pantai Hadakewa, Pantai Eppo di desa Kolontobo, destinasi wisata pasir putih desa Pasir putih, Pantai Lewoleba di desa Dikesare.

Juga pantai Lolong di desa Lolong, Wailein di desa Tewaowutung, Balauring di desa Balauring, Leuwayan, Pantai Nio Wade, pantai Nusantara Wowong, wisata desa Tapobali, tradisi penangkapan ikan paus di Lamalera, Pasar Barter di desa Wulandoni dan Ina Karun di desa Atakore serta destinasi wisata lain yang dikelola oleh pemerintah desa atau pelaku pariwisata.***

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement